RADAR NONSTOP - Jokowi memastikan kalau kursi Jaksa Agung diisi dari nonparpol. Diketahui, saat ini kursi tersebut diduduki oleh M Prasetyo.
M Prasetyo adalah kader NasDem. "Jaksa Agung pasti bukan dari parpol," kata Jokowi di Istana Negara saat bertemu pimpinan media, Rabu (14/8).
M Prasetyo memang diprotes beberapa parpol koalisi lantaran ada indikasi politis. Bahkan, PDIP secara terbuka juga sudah menyindir Prasetyo yang sering blunder.
BERITA TERKAIT :Hasto Jabat Sekjen Lagi, Jokowi Cs Bisa Meredup Nih?
Hina JK & Nyaris Adu Jotos Dengan Rock Gerung, Silfester Masih Bebas
Selain itu, Jokowi akan mengubah nomenklatur kementerian, tapi jumlahnya tetap 34. Salah satu perubahan adalah Jokowi akan membentuk kementerian yang fokus menangani investasi.
"Secara jumlah bisa sama, tapi ada kementerian yang dilebur. Misal Menlu juga handle diplomasi ekonomi. Ada juga Kementerian Investasi, akan konsentrasi di digital dan kreatif," lanjut Jokowi.
Jokowi menyatakan susunan kabinet periode 2019-2024 dapat diumumkan sebelum waktu pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada Oktober mendatang. Dia mengatakan susunan kabinet untuk periode kedua ini telah final.
"Kabinet bisa diumumkan kapan saja, nggak perlu nunggu Oktober," ucap Jokowi.
