Kamis,  16 July 2020

Ada Skenario Menjerat Imam Besar FPI Habib Rizieq 

NS/RN
Ada Skenario Menjerat Imam Besar FPI Habib Rizieq 

RADAR NONSTOP - Habib Rizieq Shihab menuding ada pihak yang ingin menjeratnya. Bahkan, ada dugaan skenario jahat untuk menjeratnya.

Pernyataan ini dikatakan Habib yang juga Imam Besar Front Pembela Islam (FPI). Kata dia, ada pihak yang sengaja menahan dirinya agar tidak pulang ke Tanah Air.

Dia bahkan menuding pemerintahan sekarang di Indonesia melakukan lobi-lobi dengan Arab Saudi untuk tak mengizinkannya keluar.

BERITA TERKAIT :
PKB dan Golkar Seirama Tolak Ahok Gantikan Erick Tohir
Heboh Ahok Bicara Selingkuh, Anaknya Jawab Begini

"Alhamdulillah, dengan aneka ragam makar yang dilakukan oleh musuh-musuh kami. Yang selalu membujuk pemerintah Saudi untuk mempersulit saya selama di Kota Suci Mekkah," ujar Habib Rizieq saat video conference acara Milad ke-21 FPI di kawasan Rawabadak, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (24/8/2019).

Habib Rizieq menduga Arab Saudi seperti terpaksa mengikuti kemauan Pemerintah Indonesia ini semata-mata demi menjaga hubungan bilateral. Habib Rizieq menyakini hal itu karena dalam surat pencekalannya tertulis kalau alasan dirinya dicekal adalah alasan keamanan. 

Tak ada pernyataan dalam surat pencekalan yang menyebut dirinya melakukan pelanggaran peraturan di sana baik melanggar peraturan keimigirasian atau pidana serta perdata. 

"Terpaksa mencekal saya untuk menjaga hubungan bilateral antara Saudi dan Indonesia sekaligus untuk memberi perlindungan keamanan kepada saya sekeluarga," tegasnya.

Menurut Habib Rizieq, pemerintah masih tak terima karena Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berhasil ditumbangkan di Pilkada 2017 lalu.

"Mereka akan balas dendam atas lengsernya penista agama saat Pilkada 2017," tutup.