Minggu,  05 July 2020

Ini Harapan Bupati Eka Kepada Pimpinan DPRD Kab. Bekasi Definitif

SAR/BUD
Ini Harapan Bupati Eka Kepada Pimpinan DPRD Kab. Bekasi Definitif
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja (tengah) diapit para Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi

RADAR NONSTOP - Setelah melewati tahapan pelantikan anggota DPRD pada bulan lalu, kali ini giliran empat Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi diambil sumpah dan dilantik oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Cikarang di ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi diambil alih oleh Aria Dwi Nugraha politisi Partai Gerindra, sedangkan Wakil Ketua I dijabat Muhammad Nuh dari Partai Keadilan Sejahtera, Wakil Ketua II dijabat Soleman dari PDI Perjuangan dan Wakil Ketua III dijabat Novi Yasin dari Partai Golkar.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengucapkan selamat atas disumpahnya empat pimpinan DPRD. Ia juga berharap seluruh anggota DPRD dapat bekerjasama dan bersinergi untuk kemajuan masyarakat Kabupaten Bekasi.

"Saya mengucapkan selamat kepada ke empat Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi periode 2019-2024 yang baru saja dilantik hari ini, " ujarnya, Kamis (10/10).

Eka berharap, para pimpinan yang baru bisa menyelesaikan tugas-tugas para pimpinan yang sebelumnya belum terselesaikan, sehingga dengan pimpinan yang baru itu, baik fungsi legislasi, pengawasan dan pembuatan-pembuatan Peraturan Daerah (Perda) bisa lebih baik lagi ke depannya.

"Semoga yang baru dapat bersinergi bersama dengan Pemerintah Daerah untuk membangun Bekasi " Harapnya.

Sementara salah seorang warga yang ikut menghadiri acara disumpahnya ke empat pimpinan itu, Herman mengatakan, dirinya dan warga lainnya pesimis.

Artinya, meski para pejabat disumpah oleh Al Qur'an Dan menyebut nama Allah, tapi tetap saja akan melanggar sumpah tersebut.

"Semua pejabat saat dilantik, pasti disumpah tapi kenyataannya tetap saja korupsi dan tidak amanah. Ini bukan rahasia lagi," pungkasnya. 

BERITA TERKAIT :
Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Ke 23, Ini Harapan Wali Kota Bekasi
Bekasi Banjir, Warga: Neneng Lebih Gesit, Sayang Dia DibuiĀ