Curhat Jeremy Thomas Soal Penjualan Villa Rp 16 Miliar 

NS/RN/JPNN
Curhat Jeremy Thomas Soal Penjualan Villa Rp 16 Miliar 
Jeremy Thomas

RADAR NONSTOP - Jeremy Thomas lagi ketiban masalah. Aktor senior ini curhat soal kasus penjualan villa seharga Rp 16 miliar yang menyeret namanya. 

Dia terancam ditahan setelah pihak berwajib menyatakan berkas kasus tersebut sudah dinyatakan lengkap alias P21.

Lewat akun Instagram miliknya, Jeremy Thomas merasa heran soal kasus tersebut kini bergulir kembali.

"Dalam kaitan sebagai warga negara itulah saya atas kesadaraan sendiri, wajib memenuhi panggilan aparat penegak hukum atas sebuah kasus hukum yang bahkan sudah memiliki ketetapan hukum ('inkracht van gewijsde'), yang secara hukum itu sendiri sebenarnya tidak bisa diperkarakan lagi," buka Jeremy Thomas, Rabu (16/10).

Pemain film Mata Batin 2 itu merasa perkara tersebut seharusnya sudah tidak bisa diperkarakan atau dibuka kembali.

"Saya berprasangka baik kepada aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian maupun kejaksaan. Barangkali perlu ada yang harus saya jelaskan lebih detail lagi terkait dokumen atau barang bukti yang sudah mendapatkan putusan final tersebut," beber Jeremy Thomas.

Suami Ina Thomas itu berharap pihak kepolisian dan kejaksaan meninjau kembali penetapan P-21 kasus dirinya. Jeremy Thomas sebagai warga negara ingin memperoleh keadilan.

"Berdasarkan hukum pula, terhadap putusan perdata yang sudah dinyatakan 'inkracht', apabila ada pihak-pihak yang ingin membatalkan putusan tersebut, sudah selayaknya dicarikan jalan perdata, bukan langsung dipidanakan," beber pria 49 tahun itu.

Meski demikian, Jeremy Thomas memastikan bakal menjalani proses hukum sebaik mungkin. Dia bahkan berjanji tidak akan kabur dari dari masalah tersebut.

"Saya patuh dan tidak akan pernah lari dari persoalan hukum yang menimpa saya. Meski harus menghadapi persoalan hukum, saat ini saya bersama keluarga; Ina, istri saya dan dua anak, Matthew dan Valerie, tetap fokus bekerja menjalankan kreativitas dan pekerjaan masing-masing untuk menghasilkan karya nyata," tutup Jeremy Thomas.