Walikota Airin Pacu Anak Buahnya Terapkan Kemajuan 5.0

Doni
Walikota Airin Pacu Anak Buahnya Terapkan Kemajuan 5.0

RADAR NONSTOP- Setelah berulang kali Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rahmi Diany mensosialisasikan revolusi industri 4.0 dan berjalan dengan baik. Kini Airin Rachmi Diany memacu anak buahnya untuk menerapkan 5.0.

Dengan begitu, Pemkot Tangsel tidak ingin ketinggalan untuk menerapkan kemajuan dengan menyeimbangkan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial melalui Sistem Informasi Pendataan Sanggar (Sidagar), yang dinilai sangat mengintegrasikan ruang maya dan ruang fisik bagi ASN di Tangsel.

Menurut Walikota Airin, saat menghadiri launching Sidagar disalah satu rumah makan dikasawan Serpong menyebut, berkembangnya tekhnologi membuat PR pemerintah semakin banyak. 

BERITA TERKAIT :
Hujan 3 Jam Tangsel Kembali Terendam, Pemkot Siagakan Perahu Karet di BPI
Antisipasi Banjir, DPP PDIP Janjikan Perahu Karet Untuk Tangsel

Dalam launching itu, Airin meminta kepada seluruh anak buahnya untuk memulai pengembangan kinerja, salah satunya melalui bidang budaya. 

"Program kebudayaan harus jelas dan memiliki dampak terhadap pembangunan daerah. Nantinya budaya dapat berperan dalam penataan kota,"tegas Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany saat menghadiri launching Sidagar, Kamis (28/11/2019).

Informasi yang berhasil diperoleh Radarnonstop.co (Rakyat Merdeka Group) menyampaikan, launching Sidagar merupakan hasil inisiatif dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Taryono saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan, Sidagar dilaunching lantaran keberadaan nilai budaya lokal Tangsel dirasa penting dalam proses pembangunan manusia.

Lanjut Taryono, Keberadaan sanggar budaya merupakan ujung tombak dalam upaya mengembangan dan pelestarian seni dan budaya Tangsel. 

"Nilai budaya menjadi unsur yang penting dalam proses pembangunan manusia, khususnya generasi penerus bangsa, menuju sumber daya manusia unggul. Keberadaan sanggar budaya merupakan ujung tombak dalam upaya mengembangan dan pelestarian seni dan budaya Tangsel,"terangnya kepada Radarnoonstop.co.

Dengan adanya launching Sidagar, Kepala Dindikbud Tangsel, itu berharap keberadaan sanggar-sanggar seni dan budaya di Tangsel untuk segera melakukan registrasi. Pasalnya, masih banyak sanggar yang masih belum terdata dengan baik di Dindikbud Tangsel.