Rabu,  23 September 2020

Jokowi Ingin Rombak Total BUMN, Tugas Berat Erick Benahi Perusahaan Plat Merah

NS/RN
Jokowi Ingin Rombak Total BUMN, Tugas Berat Erick Benahi Perusahaan Plat Merah

RADAR NONSTOP - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendesak agar ada pembenahan di BUMN. Perombakan besar-besaran itu kini menjadi tugas berat Erick Thohir. 

Jokowi menyadari, pengelolaan BUMN saat ini harus diperbaiki dengan tuntas. Ada kesan BUMN masa sebelum Erick Thohir menjabat diduga berantakan.

"Yang jelas, saya ingin pengelolaan di BUMN diperbaiki, baik perombakan total, maupun manajemen yang ada," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12/2019).

BERITA TERKAIT :
Rakyat Lagi Susah, Kok Bisa BUMN Disuntik Dana Rp 20 Triliun 
Erick Thohir Dinilai Gagal, Fordem Banten Aksi Di Kantor BUMN

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut, perombakan yang dilakukan juga bertujuan agar perusahaan pelat merah berdaya saing kuat dan menjadi pemain global. Pasalnya, aset yang dikelola nilainya hingga ribuan triliun.

"Semua aset yang dimiliki BUMN harus produktif. Jangan sampai ada aset yang tidak produktif, sehingga mengurangi produktivitas yang ada di manajemen yang ada," ungkap Jokowi.

Jumlah BUMN sampai saat ini ada 142 perusahaan. Sayangnya yang berkontribusi terhadap penerimaan negara hanya beberapa saja. Bahkan, masih banyak BUMN yang menerima suntikan modal dari negara.

Saat ini sudah ada beberapa BUMN yang dirombak. Seperti PT Pertamina (Persero), PT BTN (Persero), dan holding tambang MIND ID. Dan dalam waktu dekat akan dirombak adalah PLN dan beberapa BUMN lagi.