Selasa,  22 September 2020

Anies Tiga Kali Diundang Acara Tak Hadir, Warga Sukapura Kecewa Merasa Di Diskriminasi

NS/RN
Anies Tiga Kali Diundang Acara Tak Hadir, Warga Sukapura Kecewa Merasa Di Diskriminasi

RADAR NONSTOP- Ribuan Warga Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara yang mengikuti acara olahraga pagi dan bersepeda bareng gubernur yang digelar di Jalan Terusan Hybrida (Gading Orchard) mengaku sangat kecewa.

Pasalnya, acara yang digagas oleh lurah, tokoh masyarakat dan warga Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara tidak dihadiri  gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan meski, pihak panitia sudah melakukan penyesuaian jadwal gubernur jauh-jauh hari dengan pihak protokoler gubernur.

Kekecewan warga Sikapura disampaikan Anggota DPRD DKI dari fraksi Demokrat, Neneng Hasanah. Kata Neneng pada Minggu (8/12) pagi, panitia yang sudah melakukan komunikasi berkali-kali dengan ajudan gubernur dan TGUPP untuk konfirmasi kehadiran gubernur.

BERITA TERKAIT :
Anies Kembali Kehilangan Punggawa, Camat Kelapa Gading Wafat Positif Covid-19
Pamit Pulang Saat Sidang Paripurna DPRD DKI (7/9), Nggak Enak Badan

"Warga merasa kecewa sekali, karena sudah sejak pagi berkumpul. Dan berniat melihat gubernur yang dipilihnya pada pilkada lalu, ternyata Pak Anis tidak hadir," ujar Neneng kepada wartawan, Senin (9/12) di gedung DPRD DKI.

Kekecewaan warga yang berjumlah sekitar 4500 orang pun bertambah, lantaran dari pihak Pemda dan Pemkot Jakut tidak menghadiri acara tersebut.

Walikota Jakut, yang seharunya menjadi kepanjangan tangan gubernur dalam menciptakan warga Jakarta yang sehat dan sejahtera. Justru tidak bisa mewakili kehadiran di acara yang dihadiri 4500 orang tersebut.

"Sekda harus melakukan teguran pada walikota Jakut, Sigit Wijatmoko. Karena tidak bisa menjalankan program gubernur. Seharusnya, jika gubernur tidak hadir, walikota Jakut mewakili kehadiran pada acara tersebut. Jangan seperti kemarin. Pemda dan Pemkot tidak ada yang hadir sama sekali," sesal politisi yang akrab disapa Bunda itu.

Anggota DPRD yang terpilih dari dapil Jakut itu menduga, ada diskriminasi yang dipertontonkan gubernur terhadap warga kelurahan Sukapura. Apalagi, kelurahan Sukapura berada dipinggiran kota Jakarta.

"Selama jadi Anis menjadi gubernur tidak pernah turun ke Sukapura. Padahal kita sudah mengundang tiga kali kegiatan. Tapi tidak pernah hadir. Apakah jika penyelenggara setingkat kelurahan Sukapura dianggap sebelah mata, lalu kenapa saat kampanye lalu, gubernur mau menghadiri acara yang diadakan tingkat RW. Jadi, jangan ada alasan gubernur rapat di pusat. Karena setahu saya presiden mengadakan rapat dengan agenda yang sudah tersusun jauh hari, dan tidak mungkin mendadak," bebernya.

Sementara, Mariam seorang ibu rumah tangga yang juga hadir dalam acara olahraga dan bersepeda bersama gubernur ikut mengungkapkan rasa kecewany karena tidak bisa melihat langsung gubernur yang dipilihnya pada pilkada lalu. 

"Saya sudah sejak habis subuh hadir bersama anak dan suami di acara ini. Tapi yang saya dapatkan hanya kekecewaan. Padahal saya ingin melihat langsung gubernur yang saya pilih di pilkda lalu," teganya.

Dalam acara tersebut, 80 UMKM, marchine band pelajar, pencak silat, kesenian betawi, palang pintu ikut pula meramaikan acara. Sayangnya, kemeriahan acara tersebut tidak disaksikan langsung gubernur DKI, Anis Baswedan.

 

#Anies   #Jakut   #DPRD   #