Sabtu,  15 August 2020

Sedot Anggaran Rp 45 Miliar

Eka Dan Cellica Resmikan Jembatan Penghubung Bekasi - Karawang

BUD
Eka Dan Cellica Resmikan Jembatan Penghubung Bekasi - Karawang
Peresmian jembatan penghubung Kab. Bekasi - Karawang

RADAR NONSTOP - Jembatan penghubung antara dua wilayah yakni Pebayuran Kabupaten Bekasi - Rengasdengklok Kabupaten Karawang, akhirnya diresmikan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja bersama Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Rabu (12/2/2020).

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja dalam sambutannya meminta agar jembatan tersebut dijaga supaya tidak cepat rusak. Menurutnya, jembatan bisa dibangun berkat kesepakatan dan komitmen antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dan Pemkab Karawang.

"Jembatan yang sudah dibangun  Pemkab Bekasi dan Karawang ini, semoga menjadi kebanggaan masyarakat Bekasi - Karawang dan memperlancar arus transportasi barang dan jasa, serta meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.

BERITA TERKAIT :

Pihaknya merasa senang karena jembatan yang sudah dibangun beberapa tahun ternyata sudah bisa digunakan oleh masyarakat. Khususnya masyarakat Pebayuran dan Rengasdengklok, di mana pembangunan jembatan ini sangat dinanti oleh masyarakat setempat. 

"Tentu saja ini semua akan memberikan dampak positif, khususnya dampak ekonomi dimana masyarakat bisa mempermudah ekonomi lebih murah karena akses jalan ini menghubungkan antara dua Kabupaten. Jadi secara ekonomi ini dapat membantu sekali," kata Eka

Selain itu, dengan dibangunnya jembatan Pebayuran-Karawang Eka berharap masalah kemacetan yang selama ini sudah masuk wilayah-wilayah dapat berkurang 

"Dengan dibangunnya jembatan ini mudah-mudahan untuk masalah kemacetan juga bisa berkurang. Serta komunikasi dan silaturahmi terjalin dengan baik," bebernya

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, mengaku senang karena jembatan yang sudah lama dinanti oleh masyarakat Pebayuran-Rengasdengklok akhirnya sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

Menurut dia, selain dapat mempererat tali persaudaraan, Cellica berharap dengan dibangunnya jembatan tersebut dapat memperlancar akses bagi masyarakat, sehingga mampu menggerakan roda perekonomian masyarakat Bekasi-Karawang, khususnya masyarakat Kecamatan Pebayuran-Rengasdengklok. 

"Saya berharap keberadaan jembatan ini memberikan keberkahan bagi masyarakat dan tentunya memberikan sebuah animo kebaikan bagi masyarakat Karawang-Bekasi. Dan semoga Karawang-Bekasi lebih maju dan makin sukses untuk kedepannya lagi," tutur Cellica. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha memaparkan, anggaran yang sudah dikeluarkan untuk membangun jembatan tersebut yakni mencapai Rp 45 miliar. 

Dari Kabupaten Bekasi panjang jembatan yakni 909 meter. Sedangkan Kabupaten Karawang panjang jembatan 308,5 meter. Jadi panjang keselurahan 1217,5 meter dan ini merupakan jembatan terpanjang di Bekasi dan Karawang. 

Pembangunan jembatan tersebut melalui beberapa tahap anggaran, yakni pada tahun 2017 Pemkab Bekasi dan Karawang membangun pondasi serta jalan pendekat anggaran masing masing Kabupaten.

Kemudian tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam hal ini Dinas PUPR Kabupaten Bekasi melalui anggaran Rp 24 miliar membangun jembatan dengan konstruksi rangka baja desain atap melengkung dan bangunan pelengkap jalan dan jembatan trotoar, PJU dan pelindung pondasi bisa diselesaikan tepat waktu.

Di akhir acara, dua Kepala Daerah yakni Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya jembatan tersebut.