Sabtu,  06 June 2020

Libur Sampai 5 April, Emak-Emak: Corona Kapan Lo Pergi Ya

NS/RN
Libur Sampai 5 April, Emak-Emak: Corona Kapan Lo Pergi Ya
Ilustrasi

RADAR NONSTOP - Liburan dan belajar di rumah diperpanjang. Para siswa dirumahkan sampai tanggal 5 April. 

Emak-emak menyambut gembira kebijakan itu tapi mereka juga mulai lelah. "Waduh kapan sih tuh Corona perginya. Makin lama ya pusing kita," ucap Ipri, emak-emak warga Kembangan, Jakarta Barat saat ditemui wartawan, Selasa (24/3). 

Dia mengaku, anaknya yang belajar di rumah terlalu banyak PR. "Saya harus masak dan ajari anak kerjakan PR. Belum lagi paket internet boros banget," ungkapnya. 

BERITA TERKAIT :
Minta Keringanan Biaya Pendidikan, Kantor Pemkot Bekasi Digeruduk Mahasiswa
Masuk Sekolah Belum Jelas, Siswa: Bosan Om Main Game Dan YouTube Terus

Hal senada diucapkan Rini. "Anak saya tiga. Waduh masak terus belum lagi ngajarin bikin PR, tolong dah guru jangan banyak tugas. Corona kapan sih lo perginya," ucapnya. 

Diketahui, korban Corona di Jakarta terus bertambah. Hampir semua kelurahan di ibukota sudah berdampak virus mematikan dari Wuhan, China. 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang masa kegiatan belajar di rumah bagi pelajar sampai 5 April 2020.

Keputusan tersebut terkait pencegahan penyebaran virus corona yang semakin meluas.

Mulanya masa kegiatan belajar di rumah bagi siswa-siswi diberlakukan selama dua pekan, terhitung sejak 16 Maret sampai 29 Maret 2020.

Perpanjangan masa kegiatan belajar di rumah ini dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 32/SE/2020 tentang Pembelajaran di Rumah (Home Learning) pada Masa Darurat Covid-19 yang diterbitkan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana pada Selasa (24/3/2020) ini.

"Pembelajaran di rumah pada masa darurat Covid-19 diperpanjang sampai dengan tanggal 5 April 2020," demikian bunyi surat edaran tersebut.

#CoronaDKI   #Siswa   #Sekolah   #