Imbas Corona

Mal Tutup Dari Jakarta Hingga Bandung, Ya Allah Semoga Tak Ada PHK?

NS/RN/NET
Mal Tutup Dari Jakarta Hingga Bandung, Ya Allah Semoga Tak Ada PHK?
Ilustrasi

RADAR NONSTOP - Wabah Corona membuat pengelola mal ketar-ketir. Mereka menutup mal-nya hingga batas yang tidak ditentukan. 

Ditutupnya mal bisa membuat pedagang kecil (UKM) anjlok. Selain tak bisa jualan, mereka harus membayar gaji karyawannya. 

Mal yang tutup tercatat dari Jakarta, Bekasi, Bogor hingga Bandung. "Saya buka stan jualan baju anak-anak di beberapa mal di Jakarta. Kalau tutup ya bingung juga bayar karyawan," ungkap Michael warga Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (25/3). 

BERITA TERKAIT :
283 Warga DKI Wafat, Ente Yang Keluar Rumah Mau  Dibungkus Plastik 
Dalam Sehari Jumlah Kasus Corona DKI Bisa Nambah 50 Kasus

Dia tidak mempersoalkan mal tutup karena memang harus dibatasi lantaran Corona. "Pilihan sulit memang. Tapi, paling kami kuat hanya satu hingga dua bulan bayar karyawan. Kalau tidak jualan ya terpaksa ada PHK," ungkapnya. 

Begitu juga dengan Hari S. Pedagang hijab dibeberapa pusat belanja di Jabodetabek ini mengaku, omzetnya turun hingga 50 persen pasca Corona merebak. 

"Saya sudah melakukan PHK ke beberapa karyawan yang tidak produktif. Karena tidak sanggup bayar gaji lagi," tukasnya. 

Di Jakarta misalnya, Plaza Indonesia tutup sementara beberapa gerai dari 25 Maret 2020 hingga 3 April 2020. Lippo Mal Puri berencana menutup beberapa gerai mulai 23 Maret sampai 5 April 2020 mendatang. 

Senayan City akan menutup sementara beberapa gerainya mulai 23 Maret- 5 April 2020. Adapun gerai di Senayan City yang bakal tutup sementara adalah Lollipop's Playland and Cafe, Q Billiard, Rabbithole KTV & Lounge, Senayan City XXI, dan Meiso Reflexology.

Sementara, terdapat juga mal yang memutuskan untuk mengambil langkah memangkas jam operasional. Di antaranya adalah Mal Grand Indonesia, yang per 23 Maret kemarin hanya beroperasi 9 jam untuk Senin sampai Jumat dari pukul 11.00 sampai pukul 20.00 WIB. Sementara untuk Sabtu dan Minggu dari pukul 11.00 sampai 21.00. 

Terdapat juga mal Central Park yang menetapkan membatasi operasional mereka, mulai dari jam 11.00 sampai pukul 20.00 WIB mulai 23 Maret- 5 April 2020. Adapun gerai di Central Park yang bakal tutup sementara adalah CGV, RISE, Inul Vista Family KTV, Fun World, dan Zen O Reflexology.

Begitu juga mal di Kota Bandung. Dari akun resmi media sosial mal tersebut, rata-rata pusat perbelanjaan modern itu tutup akhir Maret dan buka kembali di awal April 2020 mendatang.

Beberapa mal yang melakukan kebijakan tersebut adalah Miko Mall, Ciwalk Bandung, King's, dan Paris van Java (PvJ).

Manajemen Miko Mall memutuskan untuk menutup operasional mereka pada 25 Maret hingga 10 April 2020.

"Untuk itu bagi kamu yang tidak bisa ke Miko Mall sementara waktu ini. Diharapkan tetap #dirumahaja untuk memutus rantai penyebaran virus Corona. Tolong peduli kepada sesama. Jangan sampai kita menjadi penyebar virus," tulis akun @mikomallkop_bdg.

Kendati begitu, tetap membuka layanan ATM Center dan tenant yang melayani pengunjungnya dengan delivery order/take away di Lt Lower Groun.

Hal yang sama juga dilakukan manajemen Ciwalk, pada 27 Maret hingga 9 April. Walau demikian, pusat belanja ritel, ATM Center dan sejumlah tenant tetap dibuka. "Sampai jumpa kembali dan sehat selalu," tulis akun @cihampelaswalk.

Sementara itu, Paris van Java akan tutup sementara pada 25 Maret hingga 8 April. Namun, Carrefour akan tetap dibuka lewat pintu Concourse Levvel (CL) pada pukul 11.00 - 20.00 WIB.

Manajemen King's di Alun-alun Kota Bandung pun menutup operasional mereka pada 27 Maret hingga 2 April. 

"Sehubung dengan merebaknya COVID-19 di Indonesia dan atas himbauan pemerintah untuk mengurangi mobilitas warga, maka kami segenap Management The Kings Shopping Centre ikut mendukung hal tersebut ,maka, kami memutuskan untuk menutup Operasional The Kings," tulis akun @thekingsbdg

#CoronaDKI   #Mal   #PHK