Minggu,  31 May 2020

Sukur Nababan: Pemerintah Indonesia Belum Punya Obat Sembuhkan Covid-19

YUD
Sukur Nababan: Pemerintah Indonesia Belum Punya Obat Sembuhkan Covid-19

RADAR NONSTOP - Ketua DPP PDI Perjuangan, Sukur Nababan mengimbau agar masyarakat menjaga kesehatan dan ketahanan tubuh dengan melakukan olahraga.

Selain itu, katanya, mengkonsumsi makanan sehat agar tidak tertular Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang tengah mewabah di seluruh wilayah Indonesia.

Sukur juga menganjurkan agar menerapkan pola hidup sehat, seperti mencuci tangan dengan handsanitizer atau sabun cuci tangan serta menjaga kebersihan lingkungan.

BERITA TERKAIT :
Peduli Covid-19, DP Korpri Kota Bekasi Serahkan Bantuan Rp 339 Juta Ke Wali Kota
Pengamat: Cabut Dulu Kebijakan PSBB Baru Terapkan Kebijakan New Normal

"Sampai saat ini Pemerintah Indonesia belum memiliki obat untuk menyembuhkan Covid-19. Tetapi kita bisa mencegahnya dengan pola hidup sehat agar ketahanan tubuh kuat sehingga kebal terhadap virus," ujarnya saat melakukan kegiatan penyemprotan desinfektan rumah ibadah di wilayah Kecamatan Bekasi Selatan, Jatiasih dan Bekasi Timur, Kamis (26/3/2020).

Anggota Komisi V DPR RI ini merinci, jumlah masyarakat yang positif Covid-19 sebanyak 893 kasus, 78 di antaranya meninggal dan 35 orang telah disembuhkan. Dengan begitu, ia meminta masyarakat mengikuti anjuran yang disampaikan baik oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

"Kita harus bersama-sama melawan Corona. Ikuti apa yang dianjurkan pemerintah. Jangan keluar kecuali penting," imbuh Sukur saat membagikan handsanitizer dan masker bersama Ketua DPC PDIP Kota Bekasi, Tri Adhianto dan sejumlah anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Bekasi.

Bang Sukur - panggilan akrab menyatakan bahwa menjaga kesehatan adalah hal yang terpenting yang dilakukan oleh setiap orang dalam masa-masa penularan virus seperti ini.

"Hindarkan stres, sebab dengan stres anti body kita menjadi lemah. Makan telur rebus yang kaya protein dan minum jahe dengan campuran rempah sehingga meningkatkan imunitas di tubuh kita," imbuhnya.

Beberapa rumah ibadah seperti Gereja Katolik Bartholomeus dan Mesjid At Taqwa IKIP Jatibening pun dipilih untuk disemprot disinfektan.

"Selain beberapa hal di atas untuk meningkatkan imunitas tubuh, penyemprotan disinfektan ini juga wajib dilakukan karena virus Covid-19 ini bisa bertahan lama di udara," terang Sukur H. Nababan.

Selain melakukan penyemprotan, DPC PDIP Kota Bekasi juga memberikan edukasi kepada warga. Ia menyarankan agar penyemprotan ini dapat dilakukan dua kali dalam seminggu.

"Kita harapkan setiap seminggu 2 kali warga melakukan itu, harus digerakan oleh pengurus RT dan RW sekitar, jadi jangan menunggu dari Pemerintah saja. Dan ini kita targetkan untuk dua minggu ke depan, agar masyarakat ikut menjaga lingkungannya,” pungkasnya.