Jumat,  17 July 2020

Berlakukan PSBB

Jalanan Padat, Anies: Kami Akan Cabut Izin Perusahaan Nakal

RN/CR
Jalanan Padat, Anies: Kami Akan Cabut Izin Perusahaan Nakal
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan -Net

RADAR NONSTOP - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengancam jatuhkan sanksi kepada semua perusahaan yang nakal. Tidak mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal itu disampaikannya lantaran masih menemukan perusahaan yang tidak mengurangi aktivitas. “Ini menyalahi PSBB. Pemprov DKI akan melakukan evaluasi terhadap perusahaan-perusahaan di luar sektor yang dikecualikan," ujar Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Senin (13/4/2020).

Anies mengatakan bahwa hingga hari ketiga penerapan PSBB, ternyata masih ada pergerakan aktivitas yang cukup padat dan lalu lintas yang kembali ramai di kawasan Jakarta.

BERITA TERKAIT :
Anies Perpanjang PSBB Transisi Hingga 30 Juli 2020
PSBB Transisi DKI Berakhir Hari Ini, Kasus Covid-19 Belum Juga Melandai

Salah satu faktornya, menurut Anies, adalah masih ada perusahaan yang tidak melakukan pengurangan aktivitas maupun memberlakukan aturan bekerja dari rumah kepada karyawannya.

Padahal hal tersebut sudah diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020 tentang PSBB di DKI Jakarta. Pergub tersebut mewajibkan perusahaan untuk menghentikan kegiatan di tempat kerja atau kantor.

"Kami akan lakukan tindak tegas evaluasi izin usaha. Kami bisa cabut izin usahanya. Kami berharap itu tak terjadi maka kami minta perusahaan untuk mentaati,” pungkasnya.