Jumat,  05 June 2020

Akhirnya, Polisi Geruduk Penggilingan Padi Di Sukamurni Yang Resahkan Warga

SAR/BUD
Akhirnya, Polisi Geruduk Penggilingan Padi Di Sukamurni Yang Resahkan Warga
Penggilingan padi yang kerap membuat kesal warga setempat

RADAR NONSTOP - Warga Kampung Rawa Keladi, RT 02/02 , Desa Sukamurni, Kecamatan Sukakarya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Metro Kabupaten Bekasi yang sudah menindaklanjuti aduan masyarakat terkait adanya penggilingan padi milik Jnd yang sudah sangat membuat resah masyarakat

Salah seorang warga, Sumarna mengatakan, dirinya sudah dimintai keterangan oleh anggota Polres Metro Bekasi di kediamannya yang hanya berjarak 20 meter soal dampak buruk dari penggilingan padi tersebut. 

"Setelah lima anggota Polres Metro Bekasi memeriksa pemilik penggilingan padi, kemudian saya dan warga lainnya juga dimintai keterangan," bebernya, Sabtu (25/4/2020). 

BERITA TERKAIT :
Soal Pendemi Covid-19, Ini Pernyataan Sikap Aliansi Ormas Bekasi
Bikin Berita Acara Serah Terima Lahan TPU Di DPRKKP Kab. Bekasi Kok Ribet?

Dijelaskan Sumarna, keterangan yang diberikan oleh warga kepada Polisi bahwa benar dampak negatif dari penggilingan padi itu sudah sangat membuat sengsara warga sekitar. 

Karena, katanya, limbah sekamnya dibuang sembarangan, sehingga berterbangan ke udara dan hal itu yang membuat warga gatal-gatal, sesak nafas hingga ada beberapa warga yang terkena penyakit radang paru.

"Saya dan warga lainnya sudah jelaskan bahwa memang dampak limbah sekamnya gatal-gatal hingga sesak nafas," ungkapnya. 

Sumarna dan warga lainnya berharap agar Kapolres Metro Bekasi bertindak tegas kepada pemilik penggilingan padi itu sesuai aturan Undang-undang. Sebab kata dia, sudah puluhan tahun warga menjadi Korban dan ingin mendapatkan keadilan. 

"Kami berharap Polisi menindak sesuai aturan Undang-undang. Karena kasihan masyarakat yang jadi korban," harapnya. 

Sementara Camat Sukakarya Encun Sunarto mengaku pihaknya sudah mendapatkan informasi
mengenai digeruduknya penggilingan padi oleh petugas Polisi di Sukamurni  dari pegawai desa.

"Terkait adanya penggilingan padi yang dikeluhkan warga, kami sudah mendapatkan informasi dari pemerintah desa," tukasnya.