Kamis,  04 June 2020

Mpok Sylvi Diganjar Penghargaan Tokoh Perempuan Inspiratif

NS/RN/NET
Mpok Sylvi Diganjar Penghargaan Tokoh Perempuan Inspiratif
Mpok Sylvi membagikan bantuan sembako ke warga yang terdampak Corona.

RADAR NONSTOP - Kiprah Mpok Sylvi tidak usah diragukan lagi. Sejak menjadi birokrat di Pemprov DKI Jakarta, anggota DPD RI ini hobi blusukan. 

Dia dikenal sebagai tokoh yang langsung menyerap aspirasi di bawah. Saat menjabat Walikota Jakpus, mantan Abang None Jakarta bernama lengkap Sylviana Murni itu sering menemui masyarakat secara diam-diam. 

Dari hasil pertemuannya dengan masyarakat itulah, istri dari Wakil Ketua Umum KONI DKI Jakarta Gde Sardjana membuat kebijakan. 

BERITA TERKAIT :
Mantul... Senator Ini Naik Motor Keliling Kampung Bagikan Sembako 

Atas kiprahnya itulah Mpok Sylvi masuk dalam deretan 10 perempuan terbaik Indonesia versi Litbang DETIK Indonesia. Mpok Sylvi adalah salah satu perempuan yang memiliki karakteristik hebat dan menjadi populer di era kekinian.

Selain Mpok Sylvi, ada 9 perumpuan yang dinilai terbaik. Mereka diantaranya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi, presenter kondang Najwa Shihab, Ketua DPR Puan Maharani dan Walikota Surbaya Tri Rismaharini.

Dikutip dari Detik Indonesia, kalau 10 tokoh tersebut sebagai pemimpin dan tokoh inspiratif untuk Indonesia Maju. 

Dalam siaran pers-nya kepada wartawan, Mpok Sylvi mengaku, bersyukur dan selalu introspeksi diri. Dia mengaku, pengabdiannya dilakukan hanya untuk masyarakat dan berkah dari Allah. 

"Saya juga berterima kasih kepada, suamiku, anak menantu cucu-cucu dan saudara-saudaraku tercinta. Saya juga mengucapkan kepada para gurunya yang telah membimbingnya dari SD hingga perguruan tinggi dan hingga saat ini," ucapnya. 

Pengabdian menurut Mpok Sylvi adalah bentuk dari tangung jawab dirinya kepada masyarakat. "Amanah jabatan itu harus kita pertanggung jawabkan. Saya memang lebih suka dialog dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi," tambahnya.