Minggu,  05 July 2020

Sebar 10 Ribu Paket Sembako

Ketua DPRD DKI: APBD Untuk Penuntasan Corona   

NS/RN
Ketua DPRD DKI: APBD Untuk Penuntasan Corona    
Warga menerima paket sembako Ketua DPRD DKI Jakarta.

RADAR NONSTOP - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyebar paket sembako kepada warga di Jakarta Pusat. Bantuan tersebut untuk membantu warga yang terdampak Corona.

"Alhamdulillah. Terima kasih Pak Pras atas bantuannya," tegas Udin warga Senen, Jakpus kepada wartawan, Sabtu (16/5). 

Diketahui, Om P sapaan akrab Prasetyo Edi Marsudi memberikan sekitar 10 paket bantuan sembako ke warga. Bantuan itu diharapkan bisa membantu warga dalam situasi pandemi Corona. 

BERITA TERKAIT :
Jatim Lebih Parah Dari DKI, Jateng Tinggalkan Jabar 
Tiga Pasar Di Cilandak Diserang Corona, Pedagang Buka Tapi Ngumpet 

Rencananya paket sembako itu akan kembali dibagikan lagi menjelang hari H Idul Fitri. Kepada wartawan, Om P mengaku, kalau bantuan itu untuk membantu. 

"Agar warga di rumah. Warga pasti akan keluar rumah kalau sembako tidak ada," tegas dalam siaran pers kepada wartawan. 

Dia juga berharap agar warga DKI Jakarta tetap jaga jarak, selalu cuci tangan dan menjaga kesehatan. "Himbuan dan aturan PSBB agar dipatuhi agar bisa memutus mata rantai Corona," terangnya.

Saat pandemi Corona ini, Om P terus mengawal anggaran APBD. Saat ini prioritas anggaran tahun 2020 hanya untuk penuntasan wabah Corona. 

Om P mengaku, penuntasan Corona harus lebih utama dan penting ketimbang program lain. "Kami terus melakukan penyisiran dan pemantauan," akunya dalam siaran pers yang diterima wartawan, Sabtu (16/5). 

Saat ini kata dia, angaran kegiatan DPRD juga sudah dialihkan ke penuntasan Corona. Politisi PDI Perjuangan ini meminta kepada Pemprov DKI Jakarta dan dinas-dinas agar tidak main-main dengan anggaran. 

"Kami minta agar prioritas adalah penanganan Corona. Dari Bansos, kesehatan hingga lainnya terkait COVID-19," ungkap Om P yang juga dikenal sebagai pembalap ini.

Seperti diberitakan, saat ini DKI Jakarta diprediksi membutuhkan dana sekitar Rp 4 triliun untuk menuntaskan Corona. Dana tersebut diambil dari penyisiran anggaran APBD 2020. 

"Ini jangan main-main. Kita harus utamakan penuntasan Corona. Saya harap Pak Gubernur bisa memantau anak buahnya agar anggaran konsen di Corona," tambah Om P.