Kamis,  04 June 2020

Lagi... Trump Kembali Tuding China Soal Corona Dan 'Pembunuhan Massal'

NS/RN/NET
Lagi... Trump Kembali Tuding China Soal Corona Dan 'Pembunuhan Massal'

RADAR NONSTOP - Presiden AS Donald Trump kembali menuding China. Negeri Tirai Bambu itu dituduh tidak peka soal virus COVID-19 yang pertama kali terjadi di Wuhan. 

“(Pandemi) itu adalah ‘ketidakmampuan China’ (menahan wabah corona), dan tidak ada yang lain, yang melakukan pembunuhan massal di seluruh dunia ini,” ungkap Trump lewat cuitan di akun Twitter-nya, Rabu (20/5/2020) waktu AS.

Virus corona pertama kali muncul di Kota Wuhan, China, Desember lalu. Virus itu menyebar dengan sangat cepat ke seluruh dunia dan telah membunuh lebih dari 323.000 orang dalam tempo enam bulan. Wabah tersebut juga memicu kerusakan ekonomi yang sangat besar di dunia.

BERITA TERKAIT :
Kerusuhan Di AS, Ada Pria Ngaku Kelahiran Jawa Dan Bertato Peta Indonesia Viral 
Rusuh Meluas, Donald Trump Mencuit 'Anjing-Anjing Ganas' 

Trump awalnya menganggap enteng ancaman virus tersebut dan mengatakan berulang kali bahwa China sedang berusaha menangani wabah. Namun, sikapnya kemudian berbalik menyalahkan China, menuduh Beijing membiarkan penyebaran virus melintasi negara-negara di dunia.

Gedung Putih juga beberapa kali mempropagandakan bahwa virus tersebut berasal dari laboratorium China dan secara tidak sengaja dilepas hingga menular di antara manusia. Namun, sampai sejauh ini tidak ada bukit atas tuduhan Amerika itu.

Trump juga mengancam akan menghentikan pendanaan AS untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Alasannya, badan PBB itu dinilai terlalu pro-China dalam menutupi tingkat penyebaran virus itu di masa-masa awal munculnya wabah itu.