Jumat,  05 June 2020

115 Gerai KFC Tutup, 4.847 Dirumahkan, Gaji Dipotong 50 Persen Dan THR Ditunda

NS/RN/NET
115 Gerai KFC Tutup, 4.847 Dirumahkan, Gaji Dipotong 50 Persen Dan THR Ditunda
Ilustrasi

RADAR NONSTOP - Wabah corona membuat KFC anjlok. PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) selaku pemegang merk menutup 115 gerainya.

Bahkan, ada 4.988 karyawan di rumahkan. Dilansir dari idx.co.id, Kamis (21/5/2020), ada juga 4.847 karyawan terkena dampak pemotongan gaji hingga 50 persen.

Perusahaan Fast Food Indonesia mengakui bisnis mereka terganggu oleh COVID-19. Manajemen memperkirakan penghentian/pembatasan operasional mencapai tiga bulan.

BERITA TERKAIT :
Menanti Pelunasan Pembayaran APD, Ratusan Ribu Buruh Terancam PHK Massal

"Hingga saat ini terdapat 115 gerai perseroan yang ditutup karena mal/plaza dinyatakan harus tutup karena dampak COVID-19 di berbagai kota di Indonesia bukan hanya di Jakarta," demikian dikutip dari keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen.

Mereka memperkirakan penurunan pendapatan dan laba akibat kondisi pandemi COVID-19 sebesar 25-50%. Pihaknya pun sangat mengharapkan semua jenis pelayanan sudah dapat dibuka, termasuk dine-in atau makan di tempat, walaupun ada pembatasan kapasitas pelanggan di dalam gerai.

Untuk sementara, di tengah pandemi virus Corona, pihaknya hanya memberikan layanan take-away, home delivery, drive-thru, dan online order.

"Perseroan menjalankan beberapa langkah untuk meningkatkan pendapatan semaksimal mungkin dengan cara menyediakan menu dengan harga terjangkau dan cara-cara untuk memperluas jenis pelayanan yang dapat diberikan kepada pelanggan," tambahnya

#KFC   #PHK   #Karyawan