Minggu,  05 July 2020

Top... Olahan Biji Salak Bisa Tangkal Corona Ada Di Koja 

NS/RN
Top... Olahan Biji Salak Bisa Tangkal Corona Ada Di Koja 
Iing Sholihin alias Gus Ing (kiri).

RADAR NONSTOP - Ternyata biji salak ternyata bisa dijadikan obat. Ketika diolah menjadi serbuk, salak mampu menghasilkan vitamin C yang luar biasa. 

Adalah Iing Sholihin alias Gus Ing. Warga Koja, Jakarta Utara itu berhasil berinovasi mencari obat alternatif. Bubuk ini dijadikan minuman yang diklaim dapat menyembuhkan gejala virus Corona atau COVID-19.

"Sudah kami lab. Hasil lab juga sudah ada. Bahkan warga yang punya gejala demam dan batuk alhamdulillah bisa sembuh," tegas Gus Ing saat dihubungi wartawan, Kamis (28/5). 

BERITA TERKAIT :
Jatim Lebih Parah Dari DKI, Jateng Tinggalkan Jabar 
Tiga Pasar Di Cilandak Diserang Corona, Pedagang Buka Tapi Ngumpet 

Untuk membuat biji salak menjadi bubuk, ia bekerja sama dengan pengurus Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Kecamatan Koja dan Bank Sampah. Proses pembuatan minuman ini diawali dari menjemur biji salak selama beberapa hari. Setelah kering, biji salak diiris-iris hingga berukuran kecil.

Potongan biji salak kemudian disangrai hingga menghitam. Biji salak kemudian diblender hingga menjadi bubuk. Bubuk inilah yang diseduh dengan air panas untuk diminum, tanpa gula. Satu kilogram biji salak bisa diolah menjadi bubuk seberat dua ons.

"Kami sudah beberapa kali uji coba pada orang yang pernah meminum ini selama tiga hari, setelah bangun pagi alhamdulillah sehat. Itu (yang mencoba) baru gejala (korona)," kata Gus Ing.

Selain menyembuhkan gejala Corona, minuman ini juga berkhasiat untuk beberapa penyakit seperti penyakit jantung, pencernaan, hipertensi, dan lainnya.