Selasa,  11 August 2020

Begini Cara GI Tangani Penumpang yang Meninggal Di Pesawat

El Rahmi
Begini Cara GI Tangani Penumpang yang Meninggal Di Pesawat
Ilustrasi

RADAR NONSTOP- Garuda Indonesia menjalankan prosedur penanganan penumpang yang meninggal di dalam pesawat sesuai aturan yang berlaku, sehubungan dengan peristiwa meninggalnya salah satu penumpang Garuda Indonesia pada penerbangan charter GA 8820 rute New Delhi - Batam - Merauke - Fiji pada hari Selasa (30/6) lalu.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, penumpang berkewarganegaraan Fiji tersebut, meninggal dunia setelah mengalami  sesak nafas dan telah  mendapatkan pertolongan pertama dari awak pesawat berupa pemberian oksigen.  

"Sebelum melakukan penerbangan, penumpang telah menjalankan prosedur pemeriksaan SWAB Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan hasil negatif  COVID -19," ucap Irfan dalam keterangan yang diterima Kamis (2/7). 

BERITA TERKAIT :
Update: Lima Provinsi Sembuh Terbanyak
Bogor Banyak OTG, Warga: Saya Ngeri Mau Urus KTP 

Lebih lanjut, jenazah penumpang dievakuasi ketika pesawat transit di Bandara Hang Nadim Batam. Proses evakuasi dilakukan dengan mengacu pada prosedur protokol kesehatan yang dijalankan secara menyeluruh dengan koordinasi intensif bersama otoritas kesehatan di Bandara Hang Nadim Batam.

"Semua dilakukan sesuai dengan prosedur protokol kesehatan penerbangan, Garuda Indonesia juga telah melaksanakan proses disinfeksi di kabin pesawat sesuai ketentuan yang berlaku,' tegasnya.  

Disamping itu, sebagai bentuk upaya preventif serta merujuk pada rekomendasi gugus tugas COVID-19 Batam, maka seluruh  awak pesawat yang bertugas telah melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk menjalankan prosedur pemeriksaan SWAB Polymerase Chain Reaction (PCR) di RSKI Pulau Galang  dengan hasil negatif  COVID -19.