Kamis,  24 September 2020

Jika Golput Tinggi Di Pilkada, Azizah Bakal Bikin Paslon Lain Keok

Doni
 Jika Golput Tinggi Di Pilkada,  Azizah Bakal Bikin Paslon Lain Keok

RADAR NONSTOP - Bakal Calon Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Siti Nur Azizah diprediksi punya kesempatan besar menang di Pilkada.

Menurut Lembaga Kajian Politik Nasional (KPN) Siti Nur Azizah kesempatan menyalip elektabilitas pesaingnya seperti Benyamin Davnie dan Muhamad, jika pemilih golput di Pilkada pada Desember mendatang cukup tinggi.

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menyampaikan, dalam survei yang dilakukan KPN, menurut Adib, ketika responden tidak dihadapkan dengan golput maka hasilnya Benyamin Davnie memperoleh elektebilitas tertinggi.

BERITA TERKAIT :
ASLI Nomor Urut 1, Warga: Kami Ingin Perubahan
Kata Bawaslu, Pilkada Depok Rawan Corona 

Kata Adib, Benyamin Davnie memiliki nilai presentase sebesar 32,9 persen. Posisi Benyamin disusul oleh Muhammad dengan presentase 25 persen, dan Siti Nur Azizah memiliki presentase 21,5 persen.

Diposisi Wakil, yang memperoleh peringkat tertinggi adalah Ruhamaben dengan 6,5 persen, disusul Pilar Saga Ichsan 4,6 persen, dan kemudian Rahayu Saraswati 1,2 persen.

"Ini menunjukan bahwa Benyamin Davnie berkepentingan memperkecil angka golput untuk memperbesar peluang menangnya. Namun sebaliknya Siti Nur Azizah berkepentingan memperbesar angka golput guna meningkatkan peluang kemenangannya. Ini menjadi tolak ukur kita dalam melihat pola-pola kampanye para calon-calon ini nantinya," kata Adib Miftahul, Rabu (5/08).

Adib menjelaskan, survei yang disandingkan dengan golput, hasilnya mengejutkan. Pasalnya, dalam survey tersebut justru golput menempati posisi tertinggi yakni dengan presentase 55 persen.

Akan tetapi, untuk para calon justru Benyamin Davnie masih berada diperingkat pertama dengan 14,3 persen, diperingkat kedua justru ada Siti Nur Azizah dengan 11,6 persen, Muhammad tergeser ke peringkat ketiga dengan 9,5 persen.

Setelah itu disusul Ruhamaben dengan presentase 3,6%, Pilar Saga Ichsan 2,7 persen, dan terakhir Rahayu Saraswati 0,45 persen.

"Ini harus menjadi perhatian bersama, bahwa angka golput bisa mencapai 55%. Maka kami katakan bahwa pemenang pilkada dalam survei kami dalam kurun waktu ini adalah golput. Ini meningkat sekitar 10% dari pilkada sebelumnya yang sekira 44,9%," papar Adib.

Informasinya, survei KPN itu dilakukan pada 17-24 Juli. Survey tersebut mengunakan metode multistage random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 440 orang, sampling of error 4,8% dengan tingkat kepercayaan 95%.