Kamis,  22 October 2020

Bukan Cuma Banyak Istri Minta Cerai, Kejahatan Juga Sadis-Sadis  

NS/RN/NET
Bukan Cuma Banyak Istri Minta Cerai, Kejahatan Juga Sadis-Sadis  
Ilustrasi

RADAR NONSTOP - Corona membuat banyak orang kalap. Bukan hanya banyak istri yang minta cerai karena suami kena PHK atau pendapatan kecil tapi saat ini tidak kejahatan juga sadis-sadis.

Pekan ini, dua insiden sadis terjadi di Jakarta dan Bekasi. Pertama adalah, penembakan brutal di Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

Sudianto (51) ditemukan tewas mengenaskan. Insiden penembakan bos pelayaran itu diduga dilakukan oleh orang profesional. 

BERITA TERKAIT :
Sopir Ambulans Pembawa Pasien Corona Minta Perlindungan Anies 
Biaya Salon Nita Thalia Diungkap, Berapa Biaya Kecantikan Artis?

Pengusaha pelayaran itu tertembak di bagian kepala dan punggung. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, lokasi kejadian, Ruko Royal Square Gading, Jl Pengangsaan II, Kelapa Gading, Jakut, Kamis (13/8/2020).

Hingga kini polisi measih memburu pelaku. Dari hasil olah TKP itu, ditemukan 8 buah selongsong peluru. Lalu, bos warung klontong inisial L tewas bersimbah darah di kamar mandi. 

Perampokan warung kelontong terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat. "Ya, betul," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Heri Purnomo ketika dimintai konfirmasi mengenai laporan perampokan di salah satu warung kelontong, Sabtu (15/8/2020).

Perampokan itu terjadi di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB. Mulanya, seorang saksi GS (8) datang ke warung milik korban L (52). GS hendak membeli kerupuk.

Saat itu, GS melihat seorang pelaku sedang berdiri di depan kamar mandi. Pelaku menggenggam sebuah pisau.

Menyadari GS sedang melihat ke arahnya, pelaku melarikan diri. GS pun melihat ke kamar mandi dan melihat korban tergeletak dengan kondisi bagian leher terluka.

Kemudian GS melaporkan kejadian ini kepada ketua RT setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian. Polisi pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi menemukan pisau dapur yang tergeletak di sekitar tubuh korban. Pisau tersebut diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

Setelah penyelidikan lebih lanjut, polisi mendapati sejumlah fakta. Beberapa harta benda dan barang dagangan korban hilang, di antaranya dompet korban, sejumlah barang dagangan di dalam etalase, dan uang hasil dagangan.

Polisi menduga kasus ini merupakan aksi pencurian dengan kekerasan. Polisi masih menyelidiki kasus ini.