Tok... Tok... Pansus Pemilihan Wagub Dimulai, PKS Jangan Diam-Diam Bae?

NS/RN
Tok... Tok... Pansus Pemilihan Wagub Dimulai, PKS Jangan Diam-Diam Bae?
Agung Yulianto (kiri) dan Ahmad Syaikhu.

RADAR NONSTOP - Panitia Khusus (Pansus) pemilihan cawagub DKI Jakarta akhirnya diketok. Selanjutnya, pansus membentuk tata tertib dan hal lain tentang pemilihan. 

"Mekanismenya terbuka atau tertutup," ucap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik usai rapat pimpinan gabungan (Rapimgab), di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (13/3/2019). 

Rapimgab itu dihadiri oleh pimpinan fraksi, pimpinan komisi, dan beberapa instansi pemerintahan terkait. Pansus dibuat dari perwakilan masing-masing fraksi yang ada. M Taufik tidak menyebut jumlah anggota pansus, namun anggota pansus berdasarkan proposional jumlah anggota fraksi. 

"Proposional berdasarkan jumlah kursi anggota masing-masing fraksi," kata Taufik. 

Taufik yakin pembentukan pansus tidak akan memperlambat proses pemilihan cawagub antara Agung Yulianto dengan Ahmad Syaikhu. "Nggak ada lebih lama, asal serius," ucap Taufik. 

Tata tertib yang dibuat oleh pansus akan disahkan di rapat paripurna dewan. Taufik yakin, proses pemilihan masih sesuai dengan aturan. 

"Pansus biasanya buat tata tertib, buat panlih (panitia pemilihan), tatib ini tatib pemilihan, disahkan di paripurna kan mekanisme ada seuisai aturan," kata Taufik. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya meminta proses pemilihan dilakukan secepatnya. Anies menyebut, Pemilu pada 17 April 2019 tidak ada hubungannya dengan pemilihan cagub. 

Usai pembentukan pansus, beberapa anggota dewan nyeleneh. "PKS jangan diam-diam bae nih," celetuk anggota DPRD.

Entah apa maksudnya tapi sindiran itu menandakan fraksi-fraksi belum sreg dengan jago PKS. "Iyalah, masa diam-diam bae sih," sindir anggota dewan lainnya.

#DPRDDKI   #Wagub   #PKS