Menteri Milineal, Ini Syarat Dari Megawati

NS/RN
Menteri Milineal, Ini Syarat Dari Megawati

RADAR NONSTOP - Megawati akhirnya buka suara soal beredarnya nama calon menteri dari kalangan milineal. Ketua Umum PDIP ini mengaku seorang menteri harus paham soal tata kelola pemerintahan. 

Mega juga setuju dengan menteri milineal atau kalangan muda asalkan bisa bekerja.

Seperti diberitakan beberapa nama menteri yang beredar dari kalangan milenial yakni CEO PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek Nadiem Makarim dan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. 

Lalu ada Andi Gani Nena Wea yang saat ini menjabat Presiden Komisaris PT PP. Selain itu, CEO Bukalapak Achmad Zaky, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie, dan anak Hary Tanoe, Angela Tanoesoedibjo.

Mega mengatakan, di zaman Bung Karno, ada anggota kabinet yang muda, tapi memang pintar dan menguasai masalah. "Ini yang saya lihat kelemahan kita dewasa ini. Orang disodor-sodorkan, tapi tidak mengerti secara praktis tata pemerintahan," kata Megawati lewat keterangan tertulis pada Rabu malam, 10 Juli 2019.

Syarat minimal, ujar Megawati, calon menteri harus tahu soal seluk-beluk DPR RI. Sebab, di sana tempat membuat undang-undang, bertemu dan mengawasi mitra kerja, hingga memutuskan RUU bersama Pemerintah.

"Kalau tidak tahu proses bikin perundangan, bagaimana? Dan saya suka bilang, (jadi menteri) memang mau mejeng saja? Hehe. Saya tidak akan menyebut nama. Kita lihat, mereka-mereka yang tidak punya latar belakang di dalam proses menjalankan tata pemerintahan di republik ini, dia fail (gagal)," ujar Mega. 

Karena itulah, Megawati menegaskan kalau ada anak muda yang ingin jadi menteri seperti wacana yang saat ini beredar, sebaiknya menyiapkan dirinya dengan baik. 

"Jangan sampai dia  bingung mau bikin apa, kalau perundang-undangan saja enggak hapal," ujar Mega.

 

 

#Menteri   #Megawati   #Kabinet   #