Penunjukan DPC PDIP Gejolak, Risma: Aku Anggak Weruh, Aku Kan Loro 

NS/RN
Penunjukan DPC PDIP Gejolak, Risma: Aku Anggak Weruh, Aku Kan Loro 
Walikota Surbaya Risma.

RADAR NONSTOP - Gejolak ditubuh PDI Perjuangan bisa sistemik. Penunjukan kepengurusan di tubuh DPC PDIP se-Indonesia oleh DPP diprotes para kader. 

28 Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP Kota Surabaya menggelar mimbar bebas di kantor DPC di Jalan Kapuas. Acara itu digelar sebagai bentuk ketidakpuasan atas keputusan DPP PDIP di konferensi cabang (konfercab) serentak pada Minggu (7/7).

Tanggal 27 Juli ada rapat kerja cabang. Di sana kami memutuskan atau seluruh 31 PAC se-Surabaya mengeluarkan rekomendasi keputusan bahwa kita memunculkan satu nama Whisnu Sakti Buana untuk duduk sebagai ketua cabang PDIP di Surabaya untuk kali ketiga. Namun hasil rapat kerja cabang 7 Juni tidak terakomodir pada konfercab. 

BERITA TERKAIT :
PDIP Konsisten Ikuti Akhlak Nabi Muhammad SAW
Kasus Suap Meikarta, KPK Kembali Garap Waras PDIP

Aksi mimbar yang digelar didukung mayoritas pengurus PAC PDIP se-Surabaya. Namun pada perkembangannya ada tiga PAC yang membelot memilih mendukung penunjukan Adi Sutarwijono yakni Kecamatan Rungkut, Tenggilis Mejoyo dan Gununganyar. 

Sementara Wali Kota Tri Rismaharini mengaku tidak mau ikut turut campur penolakan kebijakan DPP PDIP terkait penunjukan kepengurusan di tubuh DPC PDIP Kota Surabaya. 

"Aku enggak ngerti," kata wali kota perempuan pertama di Surabaya yang juga dedengkot PDIP itu sembari tersenyum.

"Aku enggak weruh, aku kan loro (Aku tidak tahu, aku habis sakit)," imbuh Risma yang belum lama ini memang dirawat di rumah sakit karena kelelahan.

#PDIP   #DPC   #Risma